1. Akar Pepaya
Disamping daun pepaya berkhasiat obat,
ternyata akar pepaya juga berkhasiat obat. Kandungan zat-zat pada akar pepaya
adalah papalna, kalium, midonat, midosim,
papayatin, damar, dan tasin. Akar pepaya berkhasiat untuk membasmi
cacing dengan dosis sekitar 6 - 12 gram.
2. Akar Aren
Tanaman aren tumbuh diberbagai tempat di
tanah air indonesia. Akar aren yang dimaksud adalah akar cabang, yang mempunyai
bau lemah dan rasanya agak pahit. Kandungan zat yang terdapat pada akar cabang
adalah kalium dan akar silikat. Akar cabang berkhasiat
untuk bahan obat memperlancar atau memperbanyak keluarnya air seni.
3. Akar Pule
Tanaman pule banyak tumbuh, terutama di pulau
jawa. Akar dan pangkal batangnya dimanfaatkan sebagai bahan obat. Kandungan zat
yang terdapat pada akar dan pangkal batang pule adalah alkaloida agnalima dan alkaloida
serpentina. Akar dan pangkal batangnya berkhasiat untuk mengobati
tekanan darah tinggi dengan dosis 100 – 400 mg sehari (pagi dan malam).
Selain Akar Yang Berkhasiat Obat pada tanaman
di atas, masih ada banyak tanaman yang akar tunggalnya juga dapat dimanfaatkan
sebagai obat. Berikut adalah Akar Tunggal Yang Berkhasiat Obat :
1. Bengle
Kandungan zat pada akar tunggal bengle adalah
minyak atsiri, damar yang lunak, lemak,
goun, gula, asam-asam organik, mineral dan abumivoida. Akar tunggalnya dapat di gunakan sebagai penghangat
badan dengan dosis 0,5 – 3 gram.
2. Temu Hitam
(Temu Ireng)
Tanaman temu ireng tumbuh dibanyak tempat di
tanah air indonesia. Kandungan minyak
atsiri terdapat pada akar tunggalnya setelah dikeringkan. Akar tunggal ini
berkhasiat sebagai bahan obat gosok untuk mengobati pegal-pegal dan rematik.
3. Kunyit
Kandungan zat pada kunyit adalah zat kuning kurjunin, minyak atsiri, hidrat
arang, damar, goum, dan pati. Kunyit sangat baik sekali untuk digunakan
sebagai obat diare, karnimative, kologoga dan stabisida dengan dosis
antara 8 – 12 gram.
4. Temu Giring
Tanaman temu giring tumbuh dibanyak tempat di
tanah air indonesia, terutama di pulau jawa. Temu giring berkhasiat sebagai obat
antelmintika dengan dosis sekitar 4 – 8 gram.
5. Temu Lawak
Tenaman temu lawak tumbuh terutama di pulau
jawa dan tersebar di daerah-daerah lain
di indonesia. Kandungan zat penting yang ada pada temu lawak adalah minyak atsiri. Khasiat temu lawak adalah
sebagai bahan obat untuk antipasmodikan dan kolagoga.
6. Laos
Tanaman ini tumbuh diberbagai daerah wilayah
indonesia, terutama di pulau jawa. Kandungan zat pada laos adalah kaunferida dan golangin, hablur, hablur
kuning, dan minyak atsiri kuning. Laos berkhasiat untuk obat
karavinativa, obat luar (panu), dan juga tidak asing lagi untuk bumbu penyedap
masakan.
7. Alang-Alang
Alang-alang tumbuh ditanah air indonesia pada
umumnya dianggap sebagai tanaman pengganggu, meskipun akar tunggalnya
berkhasiat untuk obat. Kandungan zat-zat pada akar tunggal alang-alang adalah asam kermik, damar, dan logam alkali.
Akar tunggal alang-alang berkhasiat untuk memperlancar buang air seni
dengan dosis yang digunakan sekitar 4 – 12 gram.
8. Kencur
Kencur biasa dipakai sebagai bumbu, tetapi
berkhasiat juga untuk obat. Kandungan zat-zat pada kencur adalah alkaloida, minyak atsiri, kanferim, mineral
pati, dan goum. Kencur dapat digunakan untuk meringankan dahak,
melancarkan keringat, melancarkan
pembuangan gas dari perut, dan meningkatkan kegairahan.
9. Jahe
Disamping sebagai bumbu penyedap masakan,
jahe juga dapat digunakan untuk obat. Kandungan zat-zat pada jahe adalah minyak atsiri, zingeton, zigibetol, zigi
berin, borneol, sineol, kanfen, falandren, pati, damar, asam organik, okoresim,
dan gingerim. Jahe sangat baik untuk obat melancarkan pembuangan gas
dari perut, melancarkan keringat, dan meningkatkan gairah dengan dosis
sekitar 0,5 – 1,1 gram.
bgus
BalasHapusbgus
BalasHapus